Rabu, 14 Januari 2015

Tata Cara Penggunaan Huruf Kapital

Berikut ini ketentuan penggunaan huruf kapital :
1.      Akhir dari sebuah kalimat (.), (?), (!) diikuti huruf capital 
2.      Setelah tanda kutip
Contoh :  “Kamu harus segera pulang!” kata ibu “karena nenek sakit.”
3.      Sebuah kalimat yang diakhiri titik harus ada subyek dan predikat
4.      Kata nabi diikuti nama orang maka memakai huruf capital
Contoh :
·         Nabi Muhammad saw.
·         mengaku sebagai nabi (bukan contoh)
5.      Menulis singkatan : saw.   swt.   dll.   dsb.    a.n.   u.b
6.      Huruf capital dipakai untuk nama gelar, jabatan, keturunan, keagamaan diikuti nama orang.
Contoh :
·         Sultan Hanafi
·         Wakil Presiden Yusuf Kalla
7.      Akronim yang diambil dari suku kata bukan dari awal kata penulisannya besar di awal saja
Contoh : Bulog, Puskesmas, Menkokesra, Menpora
8.      Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf, suku kata tauapun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata seluruhnya ditulis dg huruf kecil
Contoh : rudal, luber, tilang
9.      Penulisan singkatan
Contoh :
·          M. Fajri
·         Reza Hanafi M. Hum
10.  Penulisan mata uang
Contoh : Rp100,00 --> tidak memakai titik, tidak memakai spasi
11.  Lambang kimia, singkatan satuan ukur, takaran, timbangan dan mata uang tidak diikuti tanda titik.
Contoh : TNT, KVA, I, kg, Rp
12.  Penulisan hari
Contoh : hari Selasa
13.  Huruf capital dipakai sbg huruf pertama nama tahun, bulan, hari raya, dan peristiwa sejarah.
14.  Penulisan tempat
Contoh : Sungai Citarum, Bukit Barisan
15.  Digunakan utk unsur nama Negara, lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, nama sebuah dokumen resmi.
Contoh : Keputusan Presiden RI , Nomor 20.
16.  Sapaan langsung
Contoh : “Silahkan masuk, Dik”
17.  Menulis singkatan yang tidak menggunakan huruf kapital yaitu menulis singkatan : saw.   swt.   dll.   dsb.    a.n.   u.b
18.  Cara penulisan maha
·         Maha Pengasih --> dipisah karena peengasih kata turunan
·         Mahakuasa --> kuasa kata dasar, harus digabung
·         Maha Esa --> Esa itu hanya milik Allah
19.  Cara penulisan “sebagai berikut”
·         sebagai berikut :       --> kesatuan dari kalimat
a)      huruf kecil --> jangan a. (menggunakan titik)
·                                 sebagai berikut. --> diakhiri titik
a.       -->  boleh menggunakan titik
  

1 komentar:

  1. apa alasannya penulisan swt dan saw tdk menggunkan huruf kapital ? mohon dijawab !!!

    terimakasih :)

    BalasHapus